Select Menu

clean-5

Wisata

Budaya

Kuliner

Kerajaan

kota

Suku

» »Unlabelled » Buku Merakam Jejak Radikalisme Wahabi

Dalam buku ini penulis menguraikan sejarah awal kemunculan sekte takfir (mudah memvonis kafir), tasyriik (mudah memvonis syirik) dan tabdii’ (mudah memvonis bid’ah) ini agar kaum muslimin lebih mengetahui doktrin-doktrin menyimpang yang dibangun oleh mereka sehingga harapannya nanti tidak mudah dipengaruhi oleh manisnya rayuan dakwah mereka di balik topeng yang mengatasnamakan tauhid dan shalaf shaleh. Dalam buku ini penulis juga menguak secara ringkas sejarah kaum Khawarij yang telah diinformasikan oleh Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam dalam banyak haditsnya sejak masa Nabi, imam Ali dan generasi-generasi Khawarij selanjutnya yang mewarisi doktrin takfirnya salah satunya sekte Wahhabi ini yang sekarang bermetamorfosis menjadi salafi atau salafiyyah yang mengklaim kelompok merekalah pengikut manhaj salaf shaleh satu-satunya.

Refrensi sejarah dan ajaran sekte ini, penulis nukil dari kitab-kitab karya ulama mereka (wahabi) sendiri baik yang sezaman dengan pendiri mereka atau bahkan karya-karya syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab sendiri maupun para ulama setelahnya agar penjabarannya menjadi terang, adil dan jelas. Baik kitab-kitab sejarahnya, ideology, fiqih maupun kumpulan fatwa-fatwa ulama mereka. Dan sebagian juga kami ambil dari karya tulis para ulama mu’tabar di luar sekte ini sebagai penyeimbang informasi.

Buku ini penulis bagi menjadi enam bab sebagai berikut :

Bab I menguraikan sejarah ringkas Muhammad bin Abdul Wahhab yang penulis sertakan scan redaksi dari kitab-kitab sejarah ulama Wahhabi sendiri dan sedikit dari kitab sejarah ulama Ahlus sunnah selain mereka sebagai penyeimbang informasi. Pada bab ini, penulis angkat penuturan sejarawan Wahhabi dalam kitab-kitab sejarah mereka yang berbicara secara tulus dan bangga berkenaan kerancuan paham, keberingasan dan kekejaman Muhammad bin Abdul Wahhab dan para pengikutnya yang dianggap sebagai paham Islam yang murni, dan dianggap telah sesuai dengan al-Quran dan manhaj Nubuwwah. Dan setiap selesai penukilan, penulis tuangkan komentar penulis sebagai penjelas dan klarifikasi pada persoalan yang terjadi sebenarnya, agar memberikan pemahaman yang jelas dan sesuai realitanya pada pembaca.

Bab II menguraikan tentang fitnah tanduk syaitan yang telah diinformasikan oleh Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam dalam banyak hadits sahihnya. Dalam bab ini, penulis berusaha menjelaskan secara detail posisi letak munculnya fitnah dan kegoncangan dahysat tersebut secara ilmiyyah, sesuai kaidah ilmu hadits dan ushul fiqih, di mana hal ini juga menjadi konflik dan dilema di dalam memahami makna dan menetapkan posisinya, penulis sertakan pula komentar para ulama mu’tabar dari berbagai ahli disiplin ilmu, baik ahli tafsir, hadits, fiqih, nahwu, buldan dan ilmu geografi.

Penulis juga memaparkan hadits-hadits sahih yang menerangkan  sifat dan ciri-ciri para pembawa fitnah tanduk syaitan tersebut disertai komentar para ulama Ahlu sunnah yang mu’tabar yang juga terkait dengan munculnya kaum Khawarij dan Wahhabi ini. Dalam bab ini penulis juga menyebutkan beberapa fitnah yang terjadi di Najd sesuai histori yang ada dalam kesaksian kitab-kitab ulama sejarah.


Bab III menguraikan sebagian penyimpangan kaum wahabi yang menyebabkan terjadinya konflik dengan kaum muslimin lainnya dan bantahan atasnya secara ilmiyyah dan aergumentativ.

Bab IV menguraikan konsep tauhid wahhabi yang menjadi dasar konflik dengan mayoritas kaum muslimin. Pembagian tauhid yang mereka ada-adakan menjadi problem yang merenggangkan keharmonisan di tengah-tengah umat Islam. Sehingga muncullah pemahaman takfir, tasyrik, tabdi’ dan tadhlil kepada mayoritas umat Islam dan bahkan kepada para ulama besar Ahlus sunnah wal-Jama’ah.  Bantahan atas pembagian tauhid yang bathil ini, juga penulis paparkan secara detail dan aergumentativ.

Bab V menguraikan konsep aqidah tajsim kaum Wahhabi khususnya dari para ulama mereka belakangan ini yang semakin menyimpang jauh dari sebelumnya. Konsep akidah yang mensifati Allah dengan sifat-sifat makhluk hingga pada taraf menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya, Naudzu bilahi min dzaalik... Penulis sertakan pula ucapan-ucapan para ulama besar dari kalangan salaf dan khalaf tentang akidah yang dibawa oleh Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.

Bab VI menguraikan kegoncangan dan kontradiksi yang terjadi di kalangan Wahhabi sendiri dalam masalah akidah yang membuktikan bahwa akidah mereka bathil dan bukan berasal dari akidah Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam yang diikuti oleh para sahabat dan mayoritas ulama Ahlus sunnah wal-Jama’ah.

Semoga buku ini menjadi bagian dari benteng akidah Ahlus sunnah wal-Jama’ah dan menjadi obat penawar dari virus-virus wahabisme yang sudah menjangkiti sebagian saudara-saudara kita.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru besar penulis al-Fadhil, al-‘Alim, al-Karim ibnu al-karim al-Habib al-Ustadz Taufiq bin Abdul Qadir as-Seggaf yang telah membimbing dan mendidik penulis di pesantrennya sehingga penulis banyak mendapatkan ilmu agama yang bermanfaat sesuai ajaran Ahlus sunnah wal-Jama’ah dan para salaf shaleh. Terima kasih juga penulis ucapkan kepada Asy’ari Research Group yang telah mendukung penulis di dalam merealisasikan karya tulis ini dan juga kepada pihak penerbit ..... yang telah bersedia menerbitkan buku ini, semoga Allah subhanahu wa Ta’aala membalas semuanya dengan sebaik-baik balasan. Kritik dan saran yang membangun, penulis harapkan dari pembaca sekalian demi kebaikan dan perbaikan buku ini dalam edisi-edisi berikutnya.   


وَمَا تَوْفِيْقِي اِلاَّ بِاللهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْهِ اُنِيْبُ

About Asyaari Maturidi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply

Kerajaan